Tag: kognitiv terapi og autisme

Kognitif Terapi Autisme Cara Aman Menangani Anak Autisme

Apa Autisme Itu Sih ? Bagaimana Cara Yang Tepat Untuk Anak Autisme Dengan Cara Kognitif Terapi Autisme Cara Aman Menangani Anak Autisme

Autisme merupakan gangguan atau kelainan perkembangan sistem saraf yang mempengaruhi kemampuan anak dalam berkomunikasi, berperilaku dan berinteraksi sosial. Sebuah terapi yang dilakukan untuk menangani anak autisme haruslah sesuai dengan gejala autisme yang muncul. Gejala-gejala autisme telah muncul sebelum anak berusia 3 tahun, dan jika tidak segera ditangani dengan tepat maka gejala tersebut akan semakin parah seiring berjalannya waktu.

Faktor Penyebab Anak Autisme

Ada beberapa faktor penyebab anak terlahir dalam keadaan autisme. Berikut beberapa faktor yang sering dikait-kaitkan dengan autisme yang diserita anak.

  1. Faktor genetik, Adanya anggota keluarga, ayah atau ibu yang menderita autisme maka mereka berisiko memiliki anak autisme juga.
  1. Faktor lingkungan, Faktor penyebab anak autisme lainnya adalah lingkungan tempat tumbuh kembang anak. Lingkungan yang terkontaminasi oleh vaksin MMR akan berpengaruh buruk terhadap kesehatan otak anak, sehingga perkembangan otaknya menjadi tidak normal dan anak tersebut menjadi autisme. Vaksin MMR mengandung thimerosal yang berfungsi sebagai bahan pengawet. Kandungan merkuri yang terdapat dalam vaksin inilah yang sangat berbahaya bagi tubuh.
  1. Faktor kelahiran, Bayi yang lahir dalam keadaan prematur, atau lahir dengan berat badan yang sangat rendah juga dapat menyebabkan bayi tersebut menderita autisme. Selain itu komplikasi saat melahirkanpun berpotensi memiliki anak autisme.
  1. Faktor makanan dan obat-obatan, Banyaknya mengkonsumsi makanan siap saji dan penggunaan obat-obatan serta kosmetik yang berbahaya saat anda sedang hamil akan mempengaruhi perkembangan otak janin. Sehingga potensi anda melahirkan anak autisme akan semakin besar. Oleh karena itu konsumsilah makanan yang sehat dan bernutrisi tinggi sehingga perkembangan otak janin anda tidak terhambat.

Cara Menangani Anak Autisme

Penyakit autisme memanglah sebuah penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Namun cara penanganan yang tepat akan mengurangi gejala autisme pada anak, sehingga anak dapat melakukan aktivitas selayaknya orang-orang normal lainnya. Terapi  autisme merupakan cara menangani anak autisme yang terbilang cukup ampuh. Ada beberapa jenis terapi bagi anak autisme, yaitu:

  1. Terapi Kognitif Autisme

Salah satu terapi anak autisme yang sering diterapkan adalah kognitiv terapi autisme. Terapi kognitif merupakan terapi yang berhubungan dengan kemampuan pemahaman, menangkap rangsangan, menyimpan di dalam memori atau mencari di dalam memori kemudian mengambil dari memori dan menggabungkannya satu sama lain sehingga mampu di wujudkan dalam tingkah lakunya. Kognitiv terapi og autisme dapat membantu anak autis untuk merasa, belajar dan beragumen serta melatih anak untuk mengendalikan emosi dan perasaannya.

Pada umumnya anak yang menderita autisme memiliki masalah dengan perkembangan kognitifnya. Dimana anak susah berkomunikasi, daya ingatnya kurang, tidak fokus, tidak mau melaksanakan tugas yang diberikan, dan sering melamun. Ada beberapa kognitiv terapi og autisme yang dapat diterapkan, diantaranya:

  • Kognitiv terapi autisme dengan menggunakan permainan Puzzle

TERAPI PENDERITA AUTISME yang PALING MUJARAB, PALING EFEKTIF dan PALING AMAN

Salah satu kognitiv terapi autisme yang paling mudah dilakukan adalah dengan memberikan permainan puzzel kepada sang anak. Melalui permainan ini kemampuan kognitiv anak akan lebih mudah di atasi. Anak akan belajar memahami, dan berpikir bagaimana cara menyelesaikan puzzel tersebut. Selain itu anak juga akan belajar mengingat bagaimana langkah-langkah atau instruksi yang kita berikan untuk menyelesaikan permainan tersebut.

  • Kognitiv terapi autisme dengan menggunakan media kartu bergambar

Melalui media gambar anak akan dilatih untuk mengembangkan kognitifnya dengan cara mengingat nama-nama hewan atau warna yang ada di kartu bergambar tersebut.

  • Kognitiv terapi autisme melalui permainan plastisin

Melalui permainan plastisin anak akan dilatih untuk memusatkan perhatiannya pada apa yang sedang dia kerjakan.

Melalui koknitif terapi autisme anak akan diajarkan untuk selalu berfikir dulu sebelum bertindak, sehingga apa yang dilakukannya akan terkontrol. Perlu bunda ketahui, anak autisme merupakan anak yang membutuhkan perhatian yang lebih. Jika anak anda dapat melakukan instruksi yang anda berikan dengan baik maka berilah hadiah dan pujian kepada mereka, dengan begitu mereka akan lebih termotivasi untuk melakukan hal-hal lainnya tanpa mengulang-ngulang kegiatan. Namun jika mereka tidak dapat melakukannya maka bimbinglah mereka dengan penuh kasih sayang.

  1. Kranio Sakral Terapi Og Autisme

Kranio sakral terapi og autisme merupakan jenis terapi autisme yang dapat meningkatkan sistem fisiologi tubuh. Kranio sakral sendiri merupakan suatu sistem tubuh yang terdiri dari membran (selaput tipis jaringan yang menutupi permukaan otak) dan cairan yang mengelilingi dan melindungi otak (cerebrospinal) serta susunan belakang otak (spinal cord). Melalui kranio sakral terapi og autisme maka gejala autisme seperti sering cemas, tidak bisa tidur, dapat diatasi. Cara melakukan kranio sakral terapi og autisme adalah melalui pijatan kulit kepala dan bagian leher dengan lembut hal tersebut dialkukan untuk mengetahui irama sistem kraniosakral. Kemudian, ketidakseimbangan dan keterbatasan perlahan dilonggarkan dan dilepaskan. Sentuhan-sentuhan yang lembut tersebut dapat melepaskan tekanan dalam sumsum tulang dan otak. Sebagai mana kita ketahui anak autisme memiliki masalah dengan perkembangan sarafnya, maka dari itu melalui terapi ini akan membantu membebasakan hambatan yang terjadi pada sistem kraniosakral sehingga fungsi saraf pusat dapat diperbaiki. Terapi jenis ini tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang, harus dilakukan oleh ahlinya. Karena kesalahan dalam teknik pemjatan akan menimbulkan cedera pada tulang dan otak.

Anak autis sangat mudah lelah, jadi anda harus memperhatikan pola makannya. Oleh sebab itu selain dengan menerapkan terapi untuk menangani anak autisme anda perlu memberikan makanan yang kaya akan karbohirdat dan protein serta nutrisi lainnya untuk mereka. Perlu anda ingat, anak autis tidak di anjurkan untuk mengkonsumsi  makanan yang mengandung gluten dan casein. Karena kedua senyawa tersebut akan menghambat proses penyembuhan sang buah hati anda. Selain dengan menjalankan terapi menjaga pola hidup sehat dan teratur, anda juga dapat memberikan obat herbal TNM untuk menangani anak autisme. TMN merupakan minuman herbal yang kaya akan protein dan vitamin yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi bagi anak anda. Kandungan tridoid, methione, proxeronine serta nutrisi lainnya yang ada dalam TNM mampu memperbaiki fungsi otak. Sehingga anak yang menderita autisme dapat lebih mudah untuk ditangani.

TNM bermanfaat untuk membuka pori-pori sel sehingga sel dapat dengan mudah menyerap nutrisi, dan proses regenerasi sel yang rusak dapat berjalan lancar. Dengan menjalani pola hidup sehat dan ditambahkan dengan mengkonsumsi TNM, maka semua gejala autisme pada anak dapat dihilangkan, dan anak anda dapat melakukan aktivitas hariannya dengan normal kembali. Untuk info lebih lanjut dan pemesanannya silahkan mengunjungi websitenya http://vitaminanak.net/autis/.