Tag: terapi obat autis

Terapi Obat Autisme Terbaik, Paling Ampuh Dan Tanpa Efek Samping

Terapi Obat Autisme Sangat Membantu Dalam Proses Penyembuhan Autisme, Obat-Obat Yang Diberikan Bisa Untuk Mengendalikan Gejala-Gejala Tertentu Pada Penyandang Autisme

Autis merupakan suatu gangguan pada tumbuh kembang syaraf yang gejala awalnya ditandai dengan keterbatasan komunikasi, berperilaku dan berinteraksi sosial. Penyandang autisme biasanya terjadi pada usia anak sekitaran 3 tahun.  Anak penyandang autis mempunyai perbedaan dengan anak normal lainnya, seperti mereka mempunyai dunianya sendiri sehingga membuat mereka tidak peduli pada lingkungan sekitar, mereka juga sulit untuk diajak berkomunikasi dan tidak mau bertatap mata dengan orang lain serta mudah marah. Akan tetapi anak autis tidak semuanya memiliki IQ yang rendah, bahkan ada diantara anak autis yang bisa menempuh pendidikan hingga ke perguruan tinggi serta bisa menggembangkan bakatnya sendiri.

Faktor Penyebab Autisme Dan Terapi Obat Autisme

  1. Faktor genetik merupakan faktor keturunan yang memang sering dikaitkan sebagai penyebab autisme pada anak, di karenakan orang tua yang mempunyai riwayat autisme lebih besar resikonya memiliki anak yang mengidap autisme.
  2. Faktor kelahiran, dimana saat bayi lahir prematur, atau lahir dengan berat badan yang rendah serta terjadinya komplikasi saat melahirkan akan lebih berpotensi mempunyai anak autisme
  3. Faktor makanan merupakan makanan yang mengandung zat kimia yang berbahaya bagi tubuh, seperti zat pertisida yang terdapat pada sayuran. Pertisida tersebut akan mempengaruhi sistem kerja saraf sehingga menyebabkan anak autisme.
  4. aktor lingkungan juga sering dikaitkan dengan penyandang autisme karena saat bayi yang terlahir sehat, jika terkena paparan racun dan infeksi virus di lingkungan sekitarnya bisa menjadi penyebab sang anak autisme. Karena lingkungan yang tidak bersih akan menghambat perkembangan otak anak sehingga dapat memicu sang anak terkena autisme.
  5. Faktor obat-obatan, juga dapat memicu anak autis karena obat-obatan yang dikonsumsi pada masa kehamilan akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang janin anda. terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan dan penggunaan komsetik yang berlebihan pada saat masa kehamilan akan menganggu perkembangan saraf janin, yang membuat anda memiliki resiko melahirkan anak autisme.

Gejala Autisme Dan Terapi Obat Autisme

Gejala autisme tidak akan selalu muncul di setiap waktu, biarpun gejalanya muncul itupun tidak spontan dan langsung mencolok seperti awalnya. Beberapa gejala awal bagi penyandang autisme:

  1. gangguan interaksi sosial yang meliputi gangguan dalam penggunaan bahasa verbal maupun non verbal, tidak mampu bermain dengan teman sebayanya, tidak memiliki rasa kasihan dan tidak dapat merasakan apa yang di rasakan orang lain, serta tidak bisa menjalin interaksi sosial.
  2. gangguan pada minat dan kegiatan, seperti hanya berpangku hanya pada satu minat atau lebih dengan cara yang sangat berlebihan, pola pikir dan berperilaku yang terbatas, serta sering mengulang-ulang pekerjaan yang dilakukan dan emosi yang tidak stabil, tidak mampu melambaikan tangan, serta sedikitnya gerakan tubuh pada saat usia anak berumur satu tahun.

Terapi Obat Autisme Sebagai Obat Bagi Penyandang Autisme

Pengidap autisme pada anak, memerlukan penanganan yang berbeda-beda tergantung dengan tingkat autismenya. Jika dilakukan penanganan lebih awal pada anak penyandang autisme mungkin akan lebih cepat membuat anak bisa menyesuaikan diri dengan normal. Terapi yang dapat anda gunakan untuk mengobati anak autisme ada tiga jenis:

Terapi Perilaku

Terapi ini digunakan dengan tujuan untuk membantu perilaku anak agar dapat bersosialisasi, terapi perilaku terbagi ke dalam beberapa jenis yang sering digunakan:

  • Applied Behavorial Analysis (ABA) merupakan terapi yang paling umum dan sering digunakan di Indonesia. Terapi ABA pada anak penyandang autisme yang pertama diperkenalkan adalah kedisiplinan, ketika anak autis yang mau menyelesaikan tugasnya akan diberi hadiah dan pujian, dan bagi yang tidak mengerjakan tugasnya akan diberi hukuman, dengan menggunakan terapi ini sang anak akan lebih belajar bagaimana cara pererilaku yang sesuai dengan aturan.
  • Terapi wicana adalah terapi yang melatih cara berkomunikasi pada anak penyandang autisme, sehingga membuat mereka dapat berbicara secara normal dengan orang lain, dan mau berinteraksi dengan masyarakat serta lingkungan sekitarnya.
  • Terapi okupasi merupakan terapi bagi anak autisme yang sangat sulit dalam mengendalikan motorik halusnya. Gerakan pada ototnya sering kaku, sehingga sangat sulit dalam memegang sesuatu dengan benar. Dengan terapi ini sang anak akan dilatih untuk melemaskan otot halusnya sehingga dapat bekerja secara benar.
  • Terapi fisik hampir sama dengan terapi okupasi, akan tetapi jika pada terapi fisik lebih diperhatikan pada kekuatan otot tubuh sehingga sang anak dapat berjalan dengan normal serta dapat menjaga keseimbangan dengan baik dan benar.

Tujuan Terapi Autisme bagi Penderita Autisme

  • Terapi bermain, melalui terapi ini sang anak akan diajarkan cara agar bisa bersosialisasi dengan lingkungan di sekitarnya.
  • Terapi sosial merupakan terapi yang berfungsi untuk membantu sang anak dalam berinteraksi. Anak penyandang autisme akan dibiasakan untuk bermain bersama teman-temannya sehingga membuat mereka dapat beradaptasi dengan baik.

Terapi Vitamin

Terapi vitamin berfungsi dalam mengatasi gejala autisme yang muncul. Terapi ini dilakukan dengan cara menjaga asupan makanan yang bergizi dan bernutrisi, sehingga tubuh sang anak terpernuhi dengan vitamin yang diperlukannya. Dengan cara ini fungsi sel tubuh akan lebih membaik serta membuat gejala autisme menghilang. Dan jauhkan anak penyandang autisme dari makanan yang mengandung kesein dan gluten.

Terapi Biomedik

Terapi biomedik merupakan jenis terapi yang mengunggunakan obat-obatan kimia. Namun jenis terapi ini tidak dapat menyembuhkan, melainkan hanya bisa mengurangi gelaja yang ditimbulkan pada penyandang autisme.

Ada beberapa metode pengobatan pada anak penyandang autisme yang sebaiknya dihindari:

  • Hindari terapi yang mengharuskan pola makan khusus terhadap anak penyandang autisme.
  • Hindari terapi neurofeedback, yaitu terapi yang mengajari sang anak penyandang autis untuk mengubah perilakunya dengan memanfaatkan dan melihat gelombang otak mereka melalui sebuah monitor.
  • Hindari terapi khelasi, yaitu terapi yang memakai zat merkuri.
  • Hindai  terapi hiperbarik, yaitu terapi oksigen yang mewajibkan penyandang autisme masuk ke dalam ruang udara yang bertekanan tinggi.

Dan jika anda ingin memilih terapi obat autisme lainnya. Anda bisa mencoba terapi pengobatan alternatif yang menggunakan obat herbal, yang sangat aman bagi tubuh yaitu obat herbal autisme TNM. Obat ini terbuat dari bahan-bahan yang alami sehingga pengguna terapi obat autisme TNM tidak akan memiliki efek samping bagi tubuh anak atau penyandang autisme.

Terapi obat herbal TNM mengandung mineral dan vitamin yang berguna untuk melindungi dan melawan berbagai penyakit. Tidak hanya itu saja terapi obat autisme TNM ini juga mengandung proxeronine yang bisa membantu aktifitas regenerasi sel dan dapat meningkatkan nutrisi di dalam sel otak, serta dapat membantu dalam proses perbaikan sel, dan mengembalikan sel saraf yang rusak sehingga penyakit autisme dapat disebuhkan dengan baik. Maka dari itu tangani penyandang autisme dengan menggunakan TNM. Untuk info harga dan cara pesan TNM silahkan masuk ke website http://vitaminanak.net/autis/.